Kamis, 12 Juni 2014

Jenis Kipas Pendingin Dalam Mesin Mobil


1.     Pendingin Biasa (konvensional)

Kipas jenis ini banyak digunakan oleh mobil – mobil yang dimanfaatkan untuk keperluan niaga seperti mobil pick – up atau angkutan perkotaan dan juga ambulans.
Kipas ini digerakan oleh v – belt sehingga kecepatan putarnya sangat dipengaruhi oleh rpm mesin mobil. Semakin cepat perputaran mesin, maka semakin cepat kipas pendingin bergerak.
Kelebihan yang dimiliki oleh kipas pendingin seperti adalah harganya yang relatif murah.
Kelemahannya terletak pada cara kerja yang bergantung pada rpm mesin.

2.     Kipas Pendingin Kopling Fluida                              

Kipas ini menggunakan media carian (fluid) untuk menggerakan kipasnya.
Tujuan dari penggunaan cairan pada kipas adalah :
·         meringankan kerja mesin
·         mengurangi suara berisik
·         putaran kipas menjadi lebih stabil
Pendinginan yang dilakukan lebih baik dibandingkan pendinginan dengan kipas pendingin konvensional.

3. Temperatur Controled Fluid Coupling Fan
Adalah jenis kipas pendingin yang dilengkapi dengan pengontrolan putaran kipas untuk menyesuaikan pada perubahan suhu.
Kecepatan kerja kipas diatur dalam tiga level berdasarkan temperatur udara yang melalui radiator mesin.
Pengaturan putaran kipas ditujukan untuk menguragi suara berisik yang ditimbulkan dan juga membantu proses pendinginan berlangsung lebih cepat.

4. Kipas Pendingin Elektrik
Kipas iini digerakan oleh motor listrik dan biasanya diletakan menempel pada badan radiator mesin sehingga ruang mesin lebih luas.
Keuntungan dari kipas pendingin jenis ini adalah :
·         beban mesin berkurang
·         hemat bahan bakar
·         pendinginan lebih efisien
·         berkurangnya suara berisik

berdasarkan prinsep kerjanya, dibagi menjadi 2 :
1)Fan sentrifugal menggunakan impeler berputar untuk menggerakan aliran udara. Fan aksial menggerakan aliran udara sepanjang sumbu fan.a.Fan sentrifugalFan sentrifugal  meningkatkan kecepatan aliran udara denganimpeler berputar. Kecepatan meningkat sampai mencapai ujung blades dan kemudiandiubah ke tekanan. Fan ini mampu menghasilkan tekanan tinggi yang cocok untuk kondisi operasi yang kasar, seperti sistim dengan suhu tinggi, aliran udara kotor ataulembab, dan handling bahan.








2)Fan AksialFan aksial (Gambar 10) menggerakan aliran udara sepanjang sumbu fan. Carakerja fan seperti impeler pesawat terbang: blades fan menghasilkan pengangkatanaerodinamis yang menekan udara. Fan ini terkenal di industri karena murah, bentuknyayang kompak dan ringan. Jenis utama fan dengan aliran aksial (impeler, pipa aksialdan impeler aksial)


Arus yang digunakan sebagai kipas  pendingin ada  2 macam :
1)      menggunakan energi listrik dari aki biasa disebut kipas elektrik (electric fan)
untuk kipas jenis elektrik diperlukan sebuah sensor temperatur untuk meng on/off kan kipas/fan sesuai dengan temperatur kerja mesin melalui relay fan,
2)      sedangkan untuk jenis kipas manual yang berputar seiring putaran mesin terdiri dari kipas yang terhubung langsung dengan mesin dan ada juga jenis kipas yang memanfaatkan kekentalan/viskositas zilikon atau sering disebut Visco Fan. kipas visco (Visco Fan) tidak berbeda jauh ama kipas manual mobil lama, yakni mengikuti putaran mesin, tetapi visco fan didalamnya memiliki sebuah pengatur otomatis kecepatan putaran baling-balingnya sesuai temperatur radiator mesin dengan memanfaatkan bimetal yang sensitif terhadap perubahan temperatur untuk membuka atau menutup saluran silikon di dalam visco fan sesuai dengan panas yang diterima dari radiator.


Jenis Kipas berdasarkan penggeraknya :
(1)
Kipas pendingin yang digerakkan poros engkol Kipas pendingin jenis ini digerakkan terus menerus
 oleh poros engkol melalui tali kipas. Kecepatan kipas berubah sesuai dengan kecepatan mesin



Putaran kipas belum cukup besar apabila mesin masih berputar lambat, tetapi apabila mesin berputar dengan
kecepatan tinggi, kipaspun berputar dengan kecepatan tinggi pula. Hal tersebut akan menambah tahanan sehingga kehilangan tenaga dan menimbulkan bunyi pada kipas. Untuk mencegah hal tersebut maka biasanya antara pompa air dan kipas pendingin dipasang sebuah kopling fluida.
(2) Kipas pendingin yang digerakkan motor listrik
Berputarnya kipas pendingin yang digerakkan oleh motor listrik terjadi pada saat temperatur air pendingin
panas. Temperatur air pendingin dikirimkan ke motor listrikmelalui sinyal yang terdapat pada kepala silinder. Pada saat temperatur meningkat pada suatu tingkat yang ditetapkan, sinyal tersebut merangsang motor relay untuk menggerakkan motor listrik yang kemudian menggerakkan kipas pendingin. Dengan demikian kipas akan bekerja pada saat yang dibutuhkan, sehingga temperatur mesin dapat dicapai lebih cepat. Disamping itu juga membantu suara bising yang ditimbulkan kipas pendingin.

Berputarnya kipas pendingin apabila temperatur mesin melebihi 93° C . Hal tersebut diatur oleh coolant
temperatur switch yang dipasang pada saluran air keluar dari mesin ke radiator dan relay dari motor listrik.
Apabila kunci kontak pada posisi ON, mesin berputar dan temperatur air pendingin di bawah 93° C seperti
terlihat pada gambar 35, coolant temperatur switch pada keadaan ini titik kontaknya dalam keadaan tertutup
sehingga arus listrik mengalir melalui kunci kontak, relay, titik kontak coolant temperatur switch dan ke massa. Arus listrik yang mengalir pada relay akan menyebabkan titik kontak pada relay terbuka sehingga arus listrik yang kemotor listrik tidak mengalir sehingga kipas tidak berputar.


Cara kerja motor penggerak kipas saat mesin dingin.
Apabila temperatur air pendingin melebihi 93° C, titik kontak pada coolant temperatur switch akan terbuka yang selanjutnya akan menyebabkan relay tidak bekerja dan titik kontaknya saling berhubungan. Pada keadaan ini arus listrik akan mengalir dari baterai ke motor listrik melalui kunci kontak dan titik kontak relay sehingga motor berputar bersama dengan kipas yang selanjutnya mengalirkan udaramelalui inti radiator seperti terlihat pada gambar dibawah.




Putaran kipas pendingin radiator baik yang sistem elektrik ataupun yang langsung diputar oleh mesin, semua sistemnya menyedot atau putaran arah angin ke bagian mesin.

Extra fan AC berfungsi untuk mendinginkan kondensor ac yang posisinya bersebelahan dengan radiator, apabila extra fan AC mati/rusak biasanya AC mobil enggak akan dingin.

Extra fan tidak akan berfungsi kalau sistem AC mati (AC off) tetapi untuk tipe-tipe mobil tertentu (biasanya yang memakai kipas elektrik) ketika terjadi temperatur naik extra fan akan ikut bekerja (walau ac mati) membantu motor fan radiator mendinginkan radiator.
jenis  v belt
BAHAN V-BELT
          Kulit
           Ayaman benang
           Karet
BAGIAN - BAGIAN  V BELT

JENIS-JENIS V-BELT
Ø  Tipe standar; ditandai huruf A, B, C, D, & E
Ø  Tipe sempit; ditandai simbol 3V, 5V, & 8V
Ø  Tipe untuk beban ringan; ditandai dengan 3L, 4L, & 5L

Untuk mengetahui v belt yang sudah jelek, dapat dilakukan pengecekan sebagai berikut :
Ø  Tarikan belt maks ≤ Tarikan maks yang diijinkan belt
Ø  Jika tidak terpenuhi, maka:
l  Pilih penampang belt yang lebih besar
Gunakan lebih dari satu belt


Jumat, 23 Agustus 2013

kipas pendingin dan v belt

Description: https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcROGurf2PsuCnOFsI42Za2TByAUDSP4azjNSilWsGcgn-xJW3M3BgKIPAS PENDINGIN
Uraian
Radiator didinginkan oleh udara luar. Tetapi pendinginnya belumlah cukup bila kendaraan tidak bergerak. Kipas pendingin  ( cooling fan) bertujuan untuk menambah pendinginan. Kipas pendingin ditempatkan di belakang radiator.
Kipas pendingin digerakkan oleh poros engkol melalui tali kipas belt atau dengan motor listrik.
Ada dua tipe system penggerak dari kipas pendingin, ada yang digerakkan secara mekanikal (melalui tali kipas) ada juga yang menggunakan system elektrik        :
a.      Sistem Kipas Pendingin yang digerakkan oleh Belt.

Kipas pendingin jenis ini digerakkan terus-menerus oleh poros engkol melalui tali kipas. Kecepatan kipas berubah sesuai dengan kecepatan mesin. Bila mesin berputar dengan kecepatan tinggi, kipas juga berputar dengan cepat dan putaran ini menambah tahanan pada saat yang sama. Ini menyebabkan kehilangan tenaga dan menimbulkan bunyi pada kipas.
Kopling fluida (sealed silicone oil) biasanya dipasangkan antara pompa air dan kipas pendingin untuk mengatasi problem seperti tersebut diatas.
Tali kipas penggerk kipas pendingin digerakkan oleh V-belt atau dengan tali kipas yang bergigi (ribbed belt).
Description: http://1.bp.blogspot.com/-EVwSSMa8Mi4/UF_isaxavYI/AAAAAAAAADQ/2B3tTPBBdrc/s1600/puli.png
 

















2.   Sistem Kipas Pendingin yang digerakkan oleh Motor Lisrik.

Kipas pendingin digerakkan oleh motor listrik. Motor listrik ini menerima sinyal dan sensor temperatur pendingin yang dikirimkan dari kepala silinder. Ketika temperatur meningkat pada suatu tingkat yang ditetapkan, sinya ini merangsang motor relay menggerakkan motor, dan kemudian menggerkkan kipas pendingin. Kipas pendingin hanya bekerja jika dibutuhkan. Ini berarti bahwa mesin dapat mencapai temperatur operasi yang optimal dengan lebih cepat. Selain itu juga membantu mengurangi penggunaan bensin dan bunyi kipas.

Description: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRb1tOZzsWPGWpbRyKWoSG4f8JnXKGx7nmbm1AQNa0CZE3jW-RoxQ
Komponen komponennya :
1.      COOLING FAN
Fungsi : Untuk mensirkulasikan ( mengalirkan ) udara melalui sirip – sirip yang pada radiator
Cara membangkitkan aliran udaranya ada 2 cara
1. Dengan menggunakan kipas ( cooling fan )
2. Dengan kendaraan lari cepat.
Cooling fan ada 2 macam :
~  Diputar menggunakan motor listrik
~  Diputarkan oleh mesin dengan perantaraan tali kipas ( Fan Belt )
2.      Pulley
pulley adalah suatu alat mekanis yang digunakan sebagai sabuk untuk menjalankan sesuatu kekuatan alur yang berfungsi menghantarkan suatu daya. Cara kerja Pulley sering digunakan untuk mengubah Arah dari gaya yang diberikan, Mengirimkan gerak rotasi, Memberikan keuntungan mekanis apabila digunakan pada kendaraan.Fungsi dari Pulley sebenarnya hanya sebagai penghubung mekanis ke AC,Alternator


Kesimpulan
Kipas pendingin sangat di perlukan bagi mesin untuk menstabilkan panas yang dihasilkan oleh mesin dan membantu mengurangi penggunaan bensin dan bunyi kipas..

V BELT
Fungsi dan Komponennya
Selain menggerakkan kipas pendingin tali kipas juga digunakan untuk menggerakkan komponen lain seperti alternator, pompa power steering, kompresor pendingin udara, dan komponen lain, dikarenakan sistem ini sangat sederhana dan tidak memerlukan pelumasan.
V belt umumnya terdiri dari karet sintesis, tertron atau penguat lainnya, dan dilapisi dengan kanvas pada kedua sisinya. V belt tipe COG dengan gigi semi semi elliptical adalah salah satu jenis dari V belt.







Macam macam V belt :
1.      Timing Belt
Timing belt, juga dikenal sebagai bergigi, takik, gigi, atau sabuk sinkron, adalah sabuk transfer positif dan dapat melacak gerakan relatif. sabuk ini memiliki gigi yang masuk ke dalam  pulley bergigi pencocokan.

2.      V ribbed belt
Tipe ini memiliki penampang seperti gambar, untuk tipe ini memiliki tebal keseluruhan yang lebihkecil jika dibanding tipe Vbelt, vribbed belt juga cenderung menimbulkan panas yang kecil karena bagian yang bersentuhan dengan pully penggerak lebih sedikit.
Description: http://i1103.photobucket.com/albums/g478/teechno2/Radiator/img090b.jpg 



















3.      Serpentine belt
        Untuk tali kipas model ini adalah tipe yang banyak digunakan pada kendaraan modern saat ini, tipe ini menggerakkan semua komponen seperti alternator, pompa power steer, dan lain-lain dalam satu tali kipas otomatis panjang keseluruhan mesin dapat dikurangi sehingga memperkecil penggunaan ruang mesin, model ini juga memiliki daya tahan yang bagus, dikarenakan terbuat dari bahan khusus maka tali kipas model ini agak lebuh mahal dibanding model lain
Description: http://i1103.photobucket.com/albums/g478/teechno2/Radiator/serpentine-belt.png
Kesimpulan
Karena V belt sangat sederhana, dalam  pemindai daya, V belt sering digunakan pada setiap bagian mesin, dalam perawatannya sendiri sangat mudah , karena tidak dibutuhkan pelumasan.
SOAL 
1)Mengapa kipas pendingin sangat diperlukan dalam mesin ?
Jawab : Sistem pendingin sangat di perlukan bagi mesin agar tenaga yang dihasilkan dapat optimal dan menstabilkan panas yang dihasilkan oleh mesin.
2)Bagaimana tahapan pada kipas pendingin dengan motor listrik?
Jawab : Motor listrik ini menerima sinyal dan sensor temperatur pendingin yang dikirimkan dari kepala silinder. Ketika temperatur meningkat pada suatu tingkat yang ditetapkan, sinya ini merangsang motor relay menggerakkan motor, dan kemudian menggerkkan kipas pendingin
3)Bagaimana kipas pendingin dapat digerakkan ?
Jawab : kipas pendingin digerakkan oleh poros engkol melalui tali kipas (belt) atau motor listrik.
4)Mengapa V-belt umumnya menggunakan karet sintesis ?
Jawab :  karena lebih tahan terhadap bahan kimia yang ada di sekitarnya.
5) Pada bagian mesin apakah yang menggunakan V-belt ?
Jawab : Pompa air, alternator, pompa power steering dan pendingin compressor.