Sabtu, 23 Mei 2015

KONSEP KOMPRESOR



KONSEP KOMPRESOR
Pengertian Kompresor
Kompresor adalah alat mekanik yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan fluida mampu mampat, yaitu gas atau udara. tujuan meningkatkan tekanan dapat untuk mengalirkan atau kebutuhan proses dalam suatu system proses yang lebih besar. 
Kompresor dirancang dan diproduksi untuk dapat dipakai dalam jangka waktu yang lama, karena kompresor merupakan jantung utama dari sistem refrigerasi kompresi uap dan juga kapasitas refrigerasi. Suatu mesin refrigerasi tergantung pada kemampuan kompresor untuk memenuhi jumlah gas refrigeran yang perlu disirkulasikan. Kompresor berfungsi untuk menghisap uap refrigeran yang berasal dari evaporator dan menekannya ke kondenser sehingga tekanan dan temperaturnya akan meningkat ke suatu titik dimana uap akan mengembun pada temperatur media pengembun.
Berdasarkan cara kompresi, ada lima jenis kompresor yang biasa digunakan pada sistem refrigerasi kompresi uap, yaitu:
1. Kompresor Torak (Reciprocating Compressor)
2. Kompresor Rotari (Rotary Compressor)
3. Kompresor Sentrifugal (Centrifugal Compressor)
4. Kompresor Screw
5. Kompresor Scroll
Sedangkan berdasarkan konstruksinya, ada tiga jenis kompresor yang biasa digunakan pada system refrigerasi kompresi uap, yaitu:
1. Kompresor Hermetik
2.Kompresor SemiHermetik
3. Kompresor Open Type
Secara umum kompresor dibagi menjadi dua jenis yaitu: 
1.     Kompresor dinamik 
a.  Kompresor torak (reciprocating compressor)


Kompresor torak atau kompresor bolak-balik pada dasarnya dibuat sedemikian rupa sehingga gerakan putar dari penggerak mula diubah menjadi gerakan bolak-balik. Gerakan ini diperoleh dengan menggunakan gerak bolak-balik pada torak. Gerakan ini akan menghisap gas atau udara ke dalam silinder dan memampatkannya. Kenaikkan yang terjadi disebabkan adanya pengurangan atau pengecilan volume yang dilakukan pleh piston. Kompresor ini umumnya dipakai untuk menghasilkan gas atau udara tekanan tinggi, tetapi dengan kapasitas yang rendah.
b. Kompresor putar (rotary compressor)

Kompresor putar mempunyai sebuah rotor yang berputar di dalam stator (dapat berbentuk silindris). Biasanya rotor dipasang secara eksentris terhadap silinder. Kompresor ini mempunyai getaran relatif sangat kecil dibandingkan dengan kompresor torak. Cara kerjanya adalah gas dimampatkan sampai suatu perbandingan volume tertentu sebelum dikeluarkan, tekanan yang dihasilkan pada saat akan dikeluarkan tidak selalu sama dengan tekanan kerja di pipa keluar. Jenis dari kompresor ini adalah screw dan vane.
2. Kompresor perpindahan positif (possitive displacement) :
a. Kompresor sentrifugal

Proses penekanan atau kompresor ini pada dasarnya terdiri dari beberapa tahap, kompresi dilakukan dengan mengenakan gaya inersia pada gas atau udara. Gas memasuki kompresor melewat sebuah nosel sisi masuk, kemudian pada waktu gas melewati sederetan sudu-sudu yang berputar (impeler), gaya tersebut ditransmisikan untuk menambah energi kinetik aliran dengan memberikan percepatan pada gas. Sesudah dari impeler, gas memasuki difuser yang merubah energi kinetik menjadi energi potensial tekanan, sehingga kecepatan fluida kerja disini berkurang. Dari impeler, gas mengalir melewati sebuah volut atau kolektor, disini gas diperlambat lagi sebelum gas dikeluarkan melewati nosel sisi keluar unuk kompresor tingkat tunggal atau masuk ke tingkat berikutnya untuk kompresor tingkat banyak. Kompresor ini umumnya dipakai untuk menghasilkan tekanan yang tinggi dengan kapasitas yang tinggi pula.
b. Kompresor aksial

Disini nosel masuk berfungsi mengarahkan dan mempercepat aliran gas atau udara ke dalam sudu pengarah. Dari sudu pengarah, gas akan masuk ke sudu putar yang akan menambahkan energi ke daam gas. Sudu tetap berfungsi sebagai difuser dan pembelok arah aliran ke deretan sudu gerak pada tingkat berikutnya. Biasanya beberapa deret pertama dari sudu tetap dapat diatur untuk penggunaan mesin diluar kondisi rancangan, sedangkan sebagian besar sudu tetap adalah fixed. Sudu tetap pada tingkat terakhir berfungsi sebagai sudu pembebas olakan sebelum aliran gas atau udara lewat nosel sisi keluar. Kompresor ini umumnya dipakai untuk kapasitas yang besar tetapi dengan tekanan yang tidak terlalu tinggi.
Cara kerja kompresor udara pada umumnya  apabila suatu gas/ udara didalam sebuah ruangan tertutup lalu ditekan volumenya hingga ke titik tertentu, secara otomatis  gas/ udara tersebut akan mengalami kompresi. Kompressor yg memakai azas ini disebut kompressor jenis displacement dan prinsip kerjanya dapat gambarkan seperti dibawah ini:



Jika mengacu pada cara kerja kompresor udara, maka akan dibagi menjadi dua bagian, yg pertama adalah Displacement (torak) dan kedua adalah Dynamic (rotary) yg mengalirkan udara melalui putaran sudu berkecepatan tinggi.
Proses dan cara kerja kompresor udara  yg terjadi pada kompressor torak dapat dijelaskan dgn menggunakan pendekatan seperti terlihat pada dibawah ini


Langkah kompresi pada torak dimulai pada titik (1) diagram P-V, lalu bergerak ke kiri dan udara dimampatkan hingga tekanan naik ke titik (2). Pada bagian ini tekanan dalam silinder mencapai harga tekanan Pd yg lebih tinggi dari pada tekanan dalam pipa keluar (atau tangki tekan) yg berakibat katup keluar pada kepala silinder akan terbuka. apablia torak terus bergerak ke kiri, udara akan didorong keluar silinder pada tekanan tetap sebesar Pd. Di titik (3) torak sampai pada titik mati atas, yaitu titik akhir gerakan torak pada langkah kompresi dan pengeluaran.

udara masuk melalui air intake filter diisap oleh torak sampai ke titik maksimum bawah. Sebelum masuk ke torak udara didalam kartel bersamaan dihsap melalui pipa vacum, yang menyebabkan  tidak terjadinya vacum di dalam kartel. lalu udara yg vacum di silinder keluar melalui pipa vacum.



Kamis, 12 Juni 2014

Jenis Kipas Pendingin Dalam Mesin Mobil


1.     Pendingin Biasa (konvensional)

Kipas jenis ini banyak digunakan oleh mobil – mobil yang dimanfaatkan untuk keperluan niaga seperti mobil pick – up atau angkutan perkotaan dan juga ambulans.
Kipas ini digerakan oleh v – belt sehingga kecepatan putarnya sangat dipengaruhi oleh rpm mesin mobil. Semakin cepat perputaran mesin, maka semakin cepat kipas pendingin bergerak.
Kelebihan yang dimiliki oleh kipas pendingin seperti adalah harganya yang relatif murah.
Kelemahannya terletak pada cara kerja yang bergantung pada rpm mesin.

2.     Kipas Pendingin Kopling Fluida                              

Kipas ini menggunakan media carian (fluid) untuk menggerakan kipasnya.
Tujuan dari penggunaan cairan pada kipas adalah :
·         meringankan kerja mesin
·         mengurangi suara berisik
·         putaran kipas menjadi lebih stabil
Pendinginan yang dilakukan lebih baik dibandingkan pendinginan dengan kipas pendingin konvensional.

3. Temperatur Controled Fluid Coupling Fan
Adalah jenis kipas pendingin yang dilengkapi dengan pengontrolan putaran kipas untuk menyesuaikan pada perubahan suhu.
Kecepatan kerja kipas diatur dalam tiga level berdasarkan temperatur udara yang melalui radiator mesin.
Pengaturan putaran kipas ditujukan untuk menguragi suara berisik yang ditimbulkan dan juga membantu proses pendinginan berlangsung lebih cepat.

4. Kipas Pendingin Elektrik
Kipas iini digerakan oleh motor listrik dan biasanya diletakan menempel pada badan radiator mesin sehingga ruang mesin lebih luas.
Keuntungan dari kipas pendingin jenis ini adalah :
·         beban mesin berkurang
·         hemat bahan bakar
·         pendinginan lebih efisien
·         berkurangnya suara berisik

berdasarkan prinsep kerjanya, dibagi menjadi 2 :
1)Fan sentrifugal menggunakan impeler berputar untuk menggerakan aliran udara. Fan aksial menggerakan aliran udara sepanjang sumbu fan.a.Fan sentrifugalFan sentrifugal  meningkatkan kecepatan aliran udara denganimpeler berputar. Kecepatan meningkat sampai mencapai ujung blades dan kemudiandiubah ke tekanan. Fan ini mampu menghasilkan tekanan tinggi yang cocok untuk kondisi operasi yang kasar, seperti sistim dengan suhu tinggi, aliran udara kotor ataulembab, dan handling bahan.








2)Fan AksialFan aksial (Gambar 10) menggerakan aliran udara sepanjang sumbu fan. Carakerja fan seperti impeler pesawat terbang: blades fan menghasilkan pengangkatanaerodinamis yang menekan udara. Fan ini terkenal di industri karena murah, bentuknyayang kompak dan ringan. Jenis utama fan dengan aliran aksial (impeler, pipa aksialdan impeler aksial)


Arus yang digunakan sebagai kipas  pendingin ada  2 macam :
1)      menggunakan energi listrik dari aki biasa disebut kipas elektrik (electric fan)
untuk kipas jenis elektrik diperlukan sebuah sensor temperatur untuk meng on/off kan kipas/fan sesuai dengan temperatur kerja mesin melalui relay fan,
2)      sedangkan untuk jenis kipas manual yang berputar seiring putaran mesin terdiri dari kipas yang terhubung langsung dengan mesin dan ada juga jenis kipas yang memanfaatkan kekentalan/viskositas zilikon atau sering disebut Visco Fan. kipas visco (Visco Fan) tidak berbeda jauh ama kipas manual mobil lama, yakni mengikuti putaran mesin, tetapi visco fan didalamnya memiliki sebuah pengatur otomatis kecepatan putaran baling-balingnya sesuai temperatur radiator mesin dengan memanfaatkan bimetal yang sensitif terhadap perubahan temperatur untuk membuka atau menutup saluran silikon di dalam visco fan sesuai dengan panas yang diterima dari radiator.


Jenis Kipas berdasarkan penggeraknya :
(1)
Kipas pendingin yang digerakkan poros engkol Kipas pendingin jenis ini digerakkan terus menerus
 oleh poros engkol melalui tali kipas. Kecepatan kipas berubah sesuai dengan kecepatan mesin



Putaran kipas belum cukup besar apabila mesin masih berputar lambat, tetapi apabila mesin berputar dengan
kecepatan tinggi, kipaspun berputar dengan kecepatan tinggi pula. Hal tersebut akan menambah tahanan sehingga kehilangan tenaga dan menimbulkan bunyi pada kipas. Untuk mencegah hal tersebut maka biasanya antara pompa air dan kipas pendingin dipasang sebuah kopling fluida.
(2) Kipas pendingin yang digerakkan motor listrik
Berputarnya kipas pendingin yang digerakkan oleh motor listrik terjadi pada saat temperatur air pendingin
panas. Temperatur air pendingin dikirimkan ke motor listrikmelalui sinyal yang terdapat pada kepala silinder. Pada saat temperatur meningkat pada suatu tingkat yang ditetapkan, sinyal tersebut merangsang motor relay untuk menggerakkan motor listrik yang kemudian menggerakkan kipas pendingin. Dengan demikian kipas akan bekerja pada saat yang dibutuhkan, sehingga temperatur mesin dapat dicapai lebih cepat. Disamping itu juga membantu suara bising yang ditimbulkan kipas pendingin.

Berputarnya kipas pendingin apabila temperatur mesin melebihi 93° C . Hal tersebut diatur oleh coolant
temperatur switch yang dipasang pada saluran air keluar dari mesin ke radiator dan relay dari motor listrik.
Apabila kunci kontak pada posisi ON, mesin berputar dan temperatur air pendingin di bawah 93° C seperti
terlihat pada gambar 35, coolant temperatur switch pada keadaan ini titik kontaknya dalam keadaan tertutup
sehingga arus listrik mengalir melalui kunci kontak, relay, titik kontak coolant temperatur switch dan ke massa. Arus listrik yang mengalir pada relay akan menyebabkan titik kontak pada relay terbuka sehingga arus listrik yang kemotor listrik tidak mengalir sehingga kipas tidak berputar.


Cara kerja motor penggerak kipas saat mesin dingin.
Apabila temperatur air pendingin melebihi 93° C, titik kontak pada coolant temperatur switch akan terbuka yang selanjutnya akan menyebabkan relay tidak bekerja dan titik kontaknya saling berhubungan. Pada keadaan ini arus listrik akan mengalir dari baterai ke motor listrik melalui kunci kontak dan titik kontak relay sehingga motor berputar bersama dengan kipas yang selanjutnya mengalirkan udaramelalui inti radiator seperti terlihat pada gambar dibawah.




Putaran kipas pendingin radiator baik yang sistem elektrik ataupun yang langsung diputar oleh mesin, semua sistemnya menyedot atau putaran arah angin ke bagian mesin.

Extra fan AC berfungsi untuk mendinginkan kondensor ac yang posisinya bersebelahan dengan radiator, apabila extra fan AC mati/rusak biasanya AC mobil enggak akan dingin.

Extra fan tidak akan berfungsi kalau sistem AC mati (AC off) tetapi untuk tipe-tipe mobil tertentu (biasanya yang memakai kipas elektrik) ketika terjadi temperatur naik extra fan akan ikut bekerja (walau ac mati) membantu motor fan radiator mendinginkan radiator.
jenis  v belt
BAHAN V-BELT
          Kulit
           Ayaman benang
           Karet
BAGIAN - BAGIAN  V BELT

JENIS-JENIS V-BELT
Ø  Tipe standar; ditandai huruf A, B, C, D, & E
Ø  Tipe sempit; ditandai simbol 3V, 5V, & 8V
Ø  Tipe untuk beban ringan; ditandai dengan 3L, 4L, & 5L

Untuk mengetahui v belt yang sudah jelek, dapat dilakukan pengecekan sebagai berikut :
Ø  Tarikan belt maks ≤ Tarikan maks yang diijinkan belt
Ø  Jika tidak terpenuhi, maka:
l  Pilih penampang belt yang lebih besar
Gunakan lebih dari satu belt


Jumat, 23 Agustus 2013

kipas pendingin dan v belt

Description: https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcROGurf2PsuCnOFsI42Za2TByAUDSP4azjNSilWsGcgn-xJW3M3BgKIPAS PENDINGIN
Uraian
Radiator didinginkan oleh udara luar. Tetapi pendinginnya belumlah cukup bila kendaraan tidak bergerak. Kipas pendingin  ( cooling fan) bertujuan untuk menambah pendinginan. Kipas pendingin ditempatkan di belakang radiator.
Kipas pendingin digerakkan oleh poros engkol melalui tali kipas belt atau dengan motor listrik.
Ada dua tipe system penggerak dari kipas pendingin, ada yang digerakkan secara mekanikal (melalui tali kipas) ada juga yang menggunakan system elektrik        :
a.      Sistem Kipas Pendingin yang digerakkan oleh Belt.

Kipas pendingin jenis ini digerakkan terus-menerus oleh poros engkol melalui tali kipas. Kecepatan kipas berubah sesuai dengan kecepatan mesin. Bila mesin berputar dengan kecepatan tinggi, kipas juga berputar dengan cepat dan putaran ini menambah tahanan pada saat yang sama. Ini menyebabkan kehilangan tenaga dan menimbulkan bunyi pada kipas.
Kopling fluida (sealed silicone oil) biasanya dipasangkan antara pompa air dan kipas pendingin untuk mengatasi problem seperti tersebut diatas.
Tali kipas penggerk kipas pendingin digerakkan oleh V-belt atau dengan tali kipas yang bergigi (ribbed belt).
Description: http://1.bp.blogspot.com/-EVwSSMa8Mi4/UF_isaxavYI/AAAAAAAAADQ/2B3tTPBBdrc/s1600/puli.png
 

















2.   Sistem Kipas Pendingin yang digerakkan oleh Motor Lisrik.

Kipas pendingin digerakkan oleh motor listrik. Motor listrik ini menerima sinyal dan sensor temperatur pendingin yang dikirimkan dari kepala silinder. Ketika temperatur meningkat pada suatu tingkat yang ditetapkan, sinya ini merangsang motor relay menggerakkan motor, dan kemudian menggerkkan kipas pendingin. Kipas pendingin hanya bekerja jika dibutuhkan. Ini berarti bahwa mesin dapat mencapai temperatur operasi yang optimal dengan lebih cepat. Selain itu juga membantu mengurangi penggunaan bensin dan bunyi kipas.

Description: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRb1tOZzsWPGWpbRyKWoSG4f8JnXKGx7nmbm1AQNa0CZE3jW-RoxQ
Komponen komponennya :
1.      COOLING FAN
Fungsi : Untuk mensirkulasikan ( mengalirkan ) udara melalui sirip – sirip yang pada radiator
Cara membangkitkan aliran udaranya ada 2 cara
1. Dengan menggunakan kipas ( cooling fan )
2. Dengan kendaraan lari cepat.
Cooling fan ada 2 macam :
~  Diputar menggunakan motor listrik
~  Diputarkan oleh mesin dengan perantaraan tali kipas ( Fan Belt )
2.      Pulley
pulley adalah suatu alat mekanis yang digunakan sebagai sabuk untuk menjalankan sesuatu kekuatan alur yang berfungsi menghantarkan suatu daya. Cara kerja Pulley sering digunakan untuk mengubah Arah dari gaya yang diberikan, Mengirimkan gerak rotasi, Memberikan keuntungan mekanis apabila digunakan pada kendaraan.Fungsi dari Pulley sebenarnya hanya sebagai penghubung mekanis ke AC,Alternator


Kesimpulan
Kipas pendingin sangat di perlukan bagi mesin untuk menstabilkan panas yang dihasilkan oleh mesin dan membantu mengurangi penggunaan bensin dan bunyi kipas..

V BELT
Fungsi dan Komponennya
Selain menggerakkan kipas pendingin tali kipas juga digunakan untuk menggerakkan komponen lain seperti alternator, pompa power steering, kompresor pendingin udara, dan komponen lain, dikarenakan sistem ini sangat sederhana dan tidak memerlukan pelumasan.
V belt umumnya terdiri dari karet sintesis, tertron atau penguat lainnya, dan dilapisi dengan kanvas pada kedua sisinya. V belt tipe COG dengan gigi semi semi elliptical adalah salah satu jenis dari V belt.







Macam macam V belt :
1.      Timing Belt
Timing belt, juga dikenal sebagai bergigi, takik, gigi, atau sabuk sinkron, adalah sabuk transfer positif dan dapat melacak gerakan relatif. sabuk ini memiliki gigi yang masuk ke dalam  pulley bergigi pencocokan.

2.      V ribbed belt
Tipe ini memiliki penampang seperti gambar, untuk tipe ini memiliki tebal keseluruhan yang lebihkecil jika dibanding tipe Vbelt, vribbed belt juga cenderung menimbulkan panas yang kecil karena bagian yang bersentuhan dengan pully penggerak lebih sedikit.
Description: http://i1103.photobucket.com/albums/g478/teechno2/Radiator/img090b.jpg 



















3.      Serpentine belt
        Untuk tali kipas model ini adalah tipe yang banyak digunakan pada kendaraan modern saat ini, tipe ini menggerakkan semua komponen seperti alternator, pompa power steer, dan lain-lain dalam satu tali kipas otomatis panjang keseluruhan mesin dapat dikurangi sehingga memperkecil penggunaan ruang mesin, model ini juga memiliki daya tahan yang bagus, dikarenakan terbuat dari bahan khusus maka tali kipas model ini agak lebuh mahal dibanding model lain
Description: http://i1103.photobucket.com/albums/g478/teechno2/Radiator/serpentine-belt.png
Kesimpulan
Karena V belt sangat sederhana, dalam  pemindai daya, V belt sering digunakan pada setiap bagian mesin, dalam perawatannya sendiri sangat mudah , karena tidak dibutuhkan pelumasan.
SOAL 
1)Mengapa kipas pendingin sangat diperlukan dalam mesin ?
Jawab : Sistem pendingin sangat di perlukan bagi mesin agar tenaga yang dihasilkan dapat optimal dan menstabilkan panas yang dihasilkan oleh mesin.
2)Bagaimana tahapan pada kipas pendingin dengan motor listrik?
Jawab : Motor listrik ini menerima sinyal dan sensor temperatur pendingin yang dikirimkan dari kepala silinder. Ketika temperatur meningkat pada suatu tingkat yang ditetapkan, sinya ini merangsang motor relay menggerakkan motor, dan kemudian menggerkkan kipas pendingin
3)Bagaimana kipas pendingin dapat digerakkan ?
Jawab : kipas pendingin digerakkan oleh poros engkol melalui tali kipas (belt) atau motor listrik.
4)Mengapa V-belt umumnya menggunakan karet sintesis ?
Jawab :  karena lebih tahan terhadap bahan kimia yang ada di sekitarnya.
5) Pada bagian mesin apakah yang menggunakan V-belt ?
Jawab : Pompa air, alternator, pompa power steering dan pendingin compressor.